Masyarakat Palestina yang berada di Rafah, Gaza Selatan melaksanakan sholat tarawih disekitar reruntuhan masjid al-farouq yang hancur dampak serangan militer Israel.
Momen haru tersebut viral di sejumlah platform media sosial seperti X (twitter), Instagram dan Tiktok. Seperti video yang diunggah oleh akun instagram @Abdallah_ Alattar 1999 yang memperlihatkan suasana sholat tarawih pertama yang dilaksanakan masyarakat Palestina di sekitar reruntuhan masjid Al-farouq tersebut mendapat lebih dari 14rb komentar.
Meski dalam keadaan mencekam, dalam video tersebut nampak masyarakat disana tetap tenang dan sangat antusias dalam menyambut bulan suci Ramadan. Mereka melaksanakan sholat tarawih di tempat yang sangat sederhana. Di sekitar puing-puing masjid yang runtuh, beralaskan sajadah dengan cahaya yang redup karena tiada lampu penerang. Juga terdapat beberapa hiasan yang sangat sederhana pula.
Ribuan warganet yang menonton video tersebut menitipkan komentar sedih dan haru atas keadaan yang dialami masyarakat disana dan memuji semangat dan keimanan mereka dalam melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan serta turut berdoa agar Palestina segera merdeka.
Seperti yang komentar yang dituliskan akun instagram @restha_ledika “Saya menangis melihatnya, benar-benar gambaran keimanan yang paling kuat di muka bumi ini. Berikanlah kemerdekaan untuk Palestina ya Allah,”
” MasyaAllah, terbuat dari apa hatinya, begitu besar cintanya pada Allah dalam keadaan apapun, semoga Allah selalu menjaga kaum muslimin disana, ” Tulis akun instagram @surya_ily.as.
Sejak terjadinya agresi militer yang digencarkan Israel ke Palestina sudah banyak sekali masjid yang telah dihancurkan oleh bom-bom Israel termasuk masjid Al-farouq yang berada di Rafah, Gaza Selatan Palestina. Bangunan masjid yang terletak di dekat kamp pengungsian Al-Shabour, Rafah telah hancur setelah digempur oleh serangan militer Israel pada bulan Februari lalu.
Masjid Al-farouq termasuk salah satu masjid tua di Palestina. Meski bangunannya telah hancur, Masyarakat Palestina masih sering melaksanakan ibadah disana seperti sholat jumat disekitar reruntuhan masjid yang hampir rata dengan tanah. Tak heran jika masjid yang telah runtuh tersebut kini juga dijadikan tempat melaksanakan sholat tarawih di bulan Ramadan.
Baca juga: Pesantren Tebuireng Salurkan Bantuan 550 Juta untuk Palestina

