• Tebuireng
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Kolom Pakar
  • Politik
Tebuireng Initiatives
  • Home
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Politik
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Politik
No Result
View All Result
Tebuireng Initiatives
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Politik
Tebuireng Initiatives

Tanda Mencintai Nabi Muhammad

Syarif Abdurrahman by Syarif Abdurrahman
2023-02-14
in Akidah
0
Tanda mencintai Nabi Muhammad

Tanda mencintai Nabi Muhammad (ist)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

tebuireng.co – Tanda-tanda mencintai Nabi Muhammad ada beberapa. Tanda tersebut sebagai bukti seorang hamba mencintai nabi yang paling mudah. Tentu saja, rasa cinta terkadang membutuhkan pembuktian. Bukan hanya sekedar ucapan.

Jika tidak, mungkin cinta tersebut tidak benar-benar ada dan hanya mengaku-ngaku saja. Begitu pula rasa cinta kepada baginda Nabi Muhammad SAW.

Tanda-tanda mencintai Nabi Muhammad yaitu sebagai berikut:

1. Mengikuti Suri Teladan Nabi

Mengikuti perbuatan-perbuatan Nabi Muhammad menjadi salah satu tanda bahwa orang tersebut mencintai Nabi Muhammad.

Sebagaimana yang telah Allah firmankan dalam Al-Qur’an Surah Al–Ahzab ayat 21. Dalam ayat tersebut Allah telah menyebutkan bahwa Nabi Muhammad adalah suri tauladan yang baik bagi manusia.

Bukan hanya mengikuti akhlak nabi saja, sebagai tanda bahwa kita benar-benar mencintai nabi, kita juga harus melaksanakan perintah-perintahnya, dan menjauhi larangan-larangannya. 

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللّهً فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحبِبكُمُ اللّه

Katakanlah : “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu.” (Q.S Ali Imran : 31)

2. Banyak menyebut Nabi Muhammad Saw

Termasuk tanda bahwa kita mencintai Rasulullah Saw adalah dengan banyak menyebut-nyebut nama Nabi Muhammad, karena setiap orang yang mencintai, pasti tak bosan untuk menyebut nama yang dicintai.

3. Mencintai Orang yang Mencintai Nabi Muhammad

Dan juga sebagai tanda-tanda mencintai Nabi Muhammad adalah mencintai orang yang cinta Nabi, mencintai pula keturunan-keturunannya, ahli baitnya dan para sahabat nabi dari kaum muhajirin ataupun anshar.

“Barangsiapa mencintai Hasan dan Husein, maka dia telah mencintaiku, dan barangsiapa yang mencintaiku, maka dia telah mencintai Allah Ta’ala,” hadis riwayat Imam Ahmad, Imam Hakim dan Imam Baihaqi.

4. Mencintai Al-Qur’an

Al-Qur’an merupakan petunjuk umat Nabi Muhammad, juga termasuk mukjizat Nabi Muhammad. Maka mencintai Al-Qur’an dengan membacanya atau bahkan menghafalnya adalah tanda bahwa kita mencintai Nabi Muhammad.

Dalam kitab Qutul Qulub Fi Mu’amalatil Mahbub telah disebutkan bahwa “Tanda cinta kepada Allah adalah cinta kepada Al-Qur’an, tanda cinta kepada Al-Qur’an adalah cinta kepada yang diberikan wahyu berupa Al-Qur’an dan bukti cinta kepada Rasulullah adalah cinta terhadap sunah-sunahnya.

5. Berharap Bertemu Rasul

Berharap dan rindu ingin bertemu dengan baginda Rasulullah adalah tanda dari rasa cinta kita walaupun harus ditukar dengan harta atau bahkan keluarga.

Mari kita bertanya pada diri kita masing-masing, sudah sejauh mana kita mencintai Nabi Muhammad Saw? Semoga kita semua diakui sebagai umatnya di yaumil akhir nanti. Aamin

Wallahu a’lam

Oleh: Alyssa

Tags: tanda mencintai nabi
Previous Post

Relasi NU dan Muhammadiyah Menurut Alissa Wahid

Next Post

Kekosongan PCNU Jombang Disayangkan Generasi Muda

Syarif Abdurrahman

Syarif Abdurrahman

Santri Pondok Pesantren Tebuireng.

Next Post
Kekosongan PCNU Jombang Disayangkan Generasi Muda

Kekosongan PCNU Jombang Disayangkan Generasi Muda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Kemenhaj Resmi Rilis Desain Batik Baru untuk Penyelenggaraan Haji 2026
  • Berdakwah Ala Jek: Penuh Humor tapi Teguh Syariat
  • Hati-Hati Bahaya Maghrur, Tertipu Oleh Kebaikan Diri Sendiri
  • Manusia dalam Pancasila: Makhluk Monoplural yang Menyatu dalam Keberagaman
  • Menjadi Mandiri: Seni Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Komentar Terbaru

  • Yayat.hendrayana pada Surat Yasin dan Amalan Segala Hajat
  • Universitas Islam Sultan Agung pada Pentingnya Bahtsul Masail sebagai Ruh Pesantren
  • Thowiroh pada Dauroh Badlan Al-Masruriyy Cetak Santri Bisa Bahasa Arab 2 Bulan
  • Dodi Sobari pada Dauroh Badlan Al-Masruriyy Cetak Santri Bisa Bahasa Arab 2 Bulan
  • Tri Setyowati pada Ijazah Wirid dari Kiai Abdul Wahab Hasbullah
  • About
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2021 Tebuireng Initiatives - Berkarya Untuk Bangsa by Tebuireng

No Result
View All Result
  • Tebuireng
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Kolom Pakar
  • Politik

© 2021 Tebuireng Initiatives - Berkarya Untuk Bangsa by Tebuireng