• Tebuireng
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Kolom Pakar
  • Politik
Tebuireng Initiatives
  • Home
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Politik
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Politik
No Result
View All Result
Tebuireng Initiatives
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Politik
Tebuireng Initiatives

Pesan Jokowi di Muktamar Muhammadiyah

Syarif Abdurrahman by Syarif Abdurrahman
2022-11-19
in News
0
Pesan Jokowi di Muktamar Muhammadiyah

Pesan Jokowi di Muktamar Muhammadiyah (ist)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Pesan Jokowi di Muktamar ke-48 Muhammadiyah-Aisyiyah banyak membahas tentang pendidikan, lingkungan hidup dan Islam toleransi. Pembukaan Muktamar Muhammadiyah dilakukan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (19/11/2022).

Di awal sambutannya, Joko Widodo mengaku sangat hormat dan senang terhadap undangan menghadiri forum tertinggi dalam organisasi keislaman-kemsayarakatan tersebut.

Bahkan, Jokowi pulang lebih awal dari pelaksanaan KTT APEC (Asia Pasific Economic Cooperation), forum kerja sama ekonomi antar negara Asia yang dilaksanakan di Bangkok, Thailand.

Jokowi juga menaruh harapan besar kepada Muhammadiyah dalam ranah pendidikan. Lingkungan pendidikan yang dimiliki Muhammadiyah sangat kompetitif.

Dengan ribuan lembaga pendidikan mulai dari pendidikan untuk anak usia dini hingga perguruan tinggi. Jokowi berharap Muhammadiyah konsisten mencerdaskan generasi bangsa dengan nilai-nilai Islam berkemajuan dan moderat.

“Melalui lembaga pendidikan ini, saya mengharapkan peran sentral bapak ibu sekalian menyebarkan Islam yang berkemajuan, Islam yang penuh dengan nilai-nilai toleransi,” katanya.

Melalui pendidikan pula, Jokowi berharap Muhammadiyah tidak hanya fokus mencetak generasi bangsa yang cerdas secara akademik. Namun, juga cerdas dalam sosial, yakni hubungan bermasyarakat dan juga relasi dengan lingkungan.

“Saya menitipkan untuk penguatan pendidikan bagi pembangunan yang berkelanjutan, pembangunan yang ramah lingkungan,” tegasnya.

Pesan Jokowi di Muktamar Muhammadiyah selanjutnya terkait lingkungan hidup, di tengah isu ancaman risis lingkungan yang telah menjadi permasalahan global, penyadaran kepada setiap individu terkait pentingnya menjaga lingkungan menjadi penting diperhatikan.

Sehingga, ketika setiap elemen memaksimalkan perannya masing-masing, terkhusus Muhammadiyah-Aisiyah dengan  “Memajukan Indonesia Mencerahkan Semesta” tidak hanya akan menjadi tema Muktamar Muhammadiyah ke-48.

Semangat tersebut harus terealisasikan dengan nyata, maka dengannya Indonesia akan menjadi teladan bagi dunia yang sedang dilanda kemuraman dengan beragam polemik global.

“Mohon diperkuat juga dengan hablun minal alam, yang menekankan pentingnya kelestarian alam, yang menekankan pentingnya kelestarian lingkungan,” imbuh tokoh asal Solo ini.

Jokowi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah telah melakukan langkah nyata menangani pandemi covid-19 melalui 120 lebih rumah sakit dan 235 klinik yang dimilikinya.

Pesan Jokowi di muktamar selanjutnya berkaitan dengan sikap saling bekerjasama antar masyarakat. Sebab, ia menilai jika tanpa adanya uluran tangan antar elemen, Indonesia tidak akan secepat ini dalam mengatasi pandemi.

“Indonesia bisa menjadi titik terang di tengah dunia yang muram. Indonesia laksana sang surya yang menyinari dunia,” pungkasnya.

Oleh: Ahmad Fikri

Tags: Muktamar ke-48 MuhammadiyahMuktamar MuhammadiyahSantri
Previous Post

Habib Ali Al-Habsyi, Pemegang Bendera Cinta Rasulullah

Next Post

Surga Tak Sempurna Sahabat Sya’ban

Syarif Abdurrahman

Syarif Abdurrahman

Santri Pondok Pesantren Tebuireng.

Next Post
Surga Tak Sempurna Sahabat Sya'ban

Surga Tak Sempurna Sahabat Sya'ban

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Kemenhaj Resmi Rilis Desain Batik Baru untuk Penyelenggaraan Haji 2026
  • Berdakwah Ala Jek: Penuh Humor tapi Teguh Syariat
  • Hati-Hati Bahaya Maghrur, Tertipu Oleh Kebaikan Diri Sendiri
  • Manusia dalam Pancasila: Makhluk Monoplural yang Menyatu dalam Keberagaman
  • Menjadi Mandiri: Seni Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Komentar Terbaru

  • Yayat.hendrayana pada Surat Yasin dan Amalan Segala Hajat
  • Universitas Islam Sultan Agung pada Pentingnya Bahtsul Masail sebagai Ruh Pesantren
  • Thowiroh pada Dauroh Badlan Al-Masruriyy Cetak Santri Bisa Bahasa Arab 2 Bulan
  • Dodi Sobari pada Dauroh Badlan Al-Masruriyy Cetak Santri Bisa Bahasa Arab 2 Bulan
  • Tri Setyowati pada Ijazah Wirid dari Kiai Abdul Wahab Hasbullah
  • About
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2021 Tebuireng Initiatives - Berkarya Untuk Bangsa by Tebuireng

No Result
View All Result
  • Tebuireng
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Kolom Pakar
  • Politik

© 2021 Tebuireng Initiatives - Berkarya Untuk Bangsa by Tebuireng