• Tebuireng
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Kolom Pakar
  • Politik
Tebuireng Initiatives
  • Home
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Politik
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Politik
No Result
View All Result
Tebuireng Initiatives
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Politik
Tebuireng Initiatives

Menemukan jodoh dengan konsep STIFIn

Syarif Abdurrahman by Syarif Abdurrahman
2021-11-06
in News, Pendidikan, Pesantren, Tasawuf
0
Menemukan jodoh dengan konsep STIFIn

Menemukan jodoh dengan konsep STIFIn (ist)

tebuireng.co – Menemukan jodoh dengan konsep STIFIn salah satu alternatif yang layak dicoba bagi orang-orang yang berstatus jomblo atau ingin segera menikah.

Konsep STIFIn bisa membantu seseorang mencari jodoh ideal atau setidaknya memberikan gambaran cara menyikapi pasangan. STIFIn merupakan singkatan dari Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling dan Instinting.

STIFIn adalah ilmu tentang belahan otak ditemukan oleh Farid Poniman. Menurutnya, berdasarkan kajian ilmiah, pendapat Imam Al Ghazali dan hasil temuannya, otak manusia terbagi menjadi lima bagian. Ia menyebutnya “Mesin Kecerdasan”.

Orang yang dominan otak kiri bawahnya disebutnya Sensing. Orangnya teliti, teratur, tertib, daya ingatnya kuat, detail, dan suka mencontoh.

Ada pula orang yang dominan otak kiri atasnya disebutnya Thinking. Ciri-ciri orang ini logis, obyektif, rasional, maskulin, managerialship dan sejenisnya.

Sementara itu, orang yang dominan otak kanan atas disebut Intuiting. Ciri-cirinya kreatif, kompetitif, inovatif, suka hal-hal yang baru, imajinatif.

Sedangkan mereka yang dominan otak kanan bawah disebutnya orang Feeling. Orang Feeling ini perasa, empatik, care, leadership, mempengaruhi orang, senang bergaul.

Terakhir adalah mereka yang dominan otak tengahnya disebut orang Insting. Orang ini hobinya menolong, spontan, generalis, pendamai dan mudah adaptasi.

Nah, ternyata, “mesin kecerdasan” ini juga bisa diterapkan untuk urusan perjodohan. Dengan asumsi belum memasukan pertimbangan moralitas, mentalitas dan spiritualitas masing-masing, setiap mesin kecerdasan punya jodoh (pasangan) yang ideal.

Baca Juga: Amalan Cari Jodoh

Bagaimana menemukan jodoh yang tepat menggunakan mesin kecerdasan ini?

Coba bayangkan dulu lima mesin kecerdasan Anda dengan jari tangan kanan Anda. Jempol itu Sensing, telunjuk itu Thinking, jari tengah itu Insting, jari manis Intuiting dan kelingking itu Feeling.

Posisi yang dibelakang Anda adalah yang mendukung Anda sementara posisi yang selisih satu kedepan itu adalah yang Anda taklukan. Carilah jodoh yang mendukung Anda atau yang Anda taklukan.

Contohnya, Anda laki-laki dan mesin kecerdasannya Thinking (jari telunjuk), siapa jodoh yang tepat buat Anda?

Berdasarkan penjelasan di atas tentu alternatif yang tepat adalah orang dengan mesin kecerdasan Sensing (jari jempol) karena dia mendukung Anda atau Intuiting (jari manis) karena istri bisa Anda taklukkan.

Bagaimana dengan wanita yang mesin kecerdasannya Thinking?

Karena tugas wanita adalah mensupport suami maka jodoh yang tepat untuk dipilih adalah orang Insting (jari tengah) atau pilih laki-laki yang bisa mengalahkannya (mundur selisih satu jari) yaitu orang Feeling (kelingking).

Bagaimana menemukan jodoh mesin kecerdasan yang lain?

Tentu Anda sudah bisa menebaknya, bukan?

Selain untuk urusan jodoh apakah STIFIn bisa digunakan untuk hal lain?

Mesin kecerdasan juga bisa digunakan untuk membantu mengoptimalkan karir, bisnis, profesi, rumah tangga, cara belajar dan lain sebagainya.

Lalu bagaimana cara mengetahui kalau kita masuk kategori Sensing, Thinking, Insting, Feeling atau Intuiting?

Cara termudah yaitu lewat tes sidik jari yang diciptakan Farid Poniman dan timnya.

Ada yang ingin mencoba menemukan jodoh dengan konsep STIFIn?

Tags: amalan cari jodohJodohSTIFIn
Previous Post

AKBP Alex Prawira Batalkan Kajian Ilmiah, Boleh?

Next Post

Tentara Israel Tembak Bocah 13 Tahun

Syarif Abdurrahman

Syarif Abdurrahman

Santri Pondok Pesantren Tebuireng.

Next Post
Tentara Israel Tembak Bocah 13 Tahun

Tentara Israel Tembak Bocah 13 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Prokrastinasi dalam Kehidupan Mahasiswa Semester Akhir
  • Gus Iqdam: Cara Sederhana Menghadapi Kesulitan Hidup
  • Bulan Rajab dalam Pandangan Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani
  • Passiliran, Tradisi Unik Pemakaman Bayi di Toraja
  • Tradisi Turun Temurun Toleransi Lintas Agama Warga Dusun Thekelan Semarang

Komentar Terbaru

  • Yayat.hendrayana pada Surat Yasin dan Amalan Segala Hajat
  • Universitas Islam Sultan Agung pada Pentingnya Bahtsul Masail sebagai Ruh Pesantren
  • Thowiroh pada Dauroh Badlan Al-Masruriyy Cetak Santri Bisa Bahasa Arab 2 Bulan
  • Dodi Sobari pada Dauroh Badlan Al-Masruriyy Cetak Santri Bisa Bahasa Arab 2 Bulan
  • Tri Setyowati pada Ijazah Wirid dari Kiai Abdul Wahab Hasbullah
  • About
  • Kontak
  • Privacy & Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2021 Tebuireng Initiatives - Berkarya Untuk Bangsa by Tebuireng

No Result
View All Result
  • Tebuireng
  • News
  • Keislaman
  • Pesantren
  • Kebangsaan
  • Galeri
  • Kolom Pakar
  • Politik

© 2021 Tebuireng Initiatives - Berkarya Untuk Bangsa by Tebuireng